Thursday, April 11, 2019

Aneh, Ibunya Dipukul, Kesaksian Anak Ini Justru Membela Terdakwa

Aneh, Ibunya Dipukul, Kesaksian Anak Ini Justru Membela Terdakwa
Bagaimana tidak, anak korban yang seharusnya memberi kesaksian memberatkan terdakwa, ini mala berbalik 180 derajat. Dia adalah Ni Putu Eka Putri. Di muka sidang, saksi Eka Putri yang belakangan diketahui adalah kekasih terdakwa mengiyakan wajar bila terdakwa memukul korban dengan alasan korban (ibu kandungnya) dianggap cerewet.
Atas keterangan itu hakim Budi Watsara langsung geram dan mengatakan, selama memimpin sidang, belum pernah mendengar anak memberi kesaksian yang malah menyudutkan orang tuanya yang sekaligus korban.
“Ini sangat aneh, kamu tau bagaimana rasanya melahirkan. Pernah punya anak apa tidak kamu," hardik Hakim. Mendengar hakim berkata seperti itu, saksi langsung menangis. Bahkan tangisan saksi belum terhenti saat dia sudah tidak lagi bersaksi.
Sementara itu sebagaimana dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Agus Adnyana dipaparkan, kasus penganiayaan ini terjadi pada tanggal 21 Desember 2018 silam di PT. Wika Sinar Balio (WSB) di Jalan Imam Bonjol Nomor 421, Denpasar.
Pada saat itu, saksi korban Ni Putu Santi yang bekerja sebagai Cleanning Service di PT. WSB itu bertemu dengan terdakwa dan terjadi pertengkaran mulut. Terdakwa yang emosi langsung mendorong tubuh saksi korban hingga terjatuh.
“Saat korban terjatuh, terdakwa bukanya membantu, tapi malah memberikan hadiah pukulan dan mengenai pelipis atau dahi kanan korban,” sebut jaksa Kejari Denpasar itu dalam dakwaannya.
Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami luka lebam berupa pembengkakan. Atas perbuatan itu, terdakwa dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal dua tahun dan delapan bulan penjara. 

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya