Saturday, April 13, 2019

Brutal, Siswi Sekolah Menemui Ajal Usai Tubuhnya Hangus Dibakar Hidup-hidup Oleh Teman Sekelasnya

Brutal, Siswi Sekolah Menemui Ajal Usai Tubuhnya Hangus Dibakar Hidup-hidup Oleh Teman Sekelasnya



Seorang siswi di sebuah sekolah menemui ajalnya usai ia dibakar hidup-hidup


Nusrat Rafi (18) meninggal usai ia dibakar hidup-hidup oleh teman sekelasnya
Seorang siswi di sebuah sekolah menemui ajalnya.

Siswi itu meninggal usai tubuhnya hangus terbakar.

Pelaku pembakaran sendiri tak lain adalah teman sekelas korban.

Mengutip benarnews.org, Sabtu (13/4/2019) korban bernama Nusrat Rafi (18) dari daerah Chittagong, Tenggara Bangladesh.

Awal mula kejadian saat itu hari Rabu, (10/4/2019) Nusrat mengalami kekerasan/bully di sekolahnya.

Kekerasan dilakukan oleh empat orang teman sekelas Nusrat.

Keempat teman sekelas Nusrat juga disinyalir melakukan kekerasan seksual kepadanya.

Entah kerasukan setan apa, keempat teman Nusrat lantas membeli bensin dan menyiramkannya ke tubuh korban.

Tak menunggu lama keempat pembully langsung memantik api untuk membakar Nusrat.

Korban terbakar hidup-hidup, tubuhnya hangus terbakar.

Adik Nusrat, Mahmudul Hasan yang mengetahui kejadian yang menimpa kakaknya usai ditelepon pihak sekolah langsung bergegas menuju kesana.

Hasan kala itu melihat tubuh kakaknya hangus terbakar sebanyak 80 persen. Hanya wajah Nusrat saja yang masih utuh.

Nusrat segera di bawa ke rumah sakit namun parahnya luka bakar mengakibatkan dirinya meninggal dunia.

Keluarga korban tentu sedih bukan kepalang.

Ibu Nusrat, Shirin Akter tak bisa menyembunyikan kesedihannya atas tewasnya anaknya.


Ayah korban menangis sejadi-jadinya usai anaknya meninggal
"Mereka (pelaku) bunuh anak saya, sekarang kami menuntut keadilan," ujar sang ibu.

Hasan juga meminta keadilan kepada PM Bangladesh Sheikh Hasina atas apa yang menimpa kakaknya.

"Ini bukan bullying tapi pembunuhan tingkat keji," ujar Hasan.


Pelayat mengantar jenazah Nusrat ke peristirahatan terakhirnya
Kini pihak kepolisian lantas menahan keempat pelaku dan tiga orang guru termasuk kepala sekolah yang teledor mengawasi murid-muridnya.

Sedangkan jenazah Nusrat sudah dikebumikan pada Kamis pekan ini dengan dihadiri oleh ribuan pelayat.

Sumber Berita

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya