Thursday, April 11, 2019

Suami Nia Ramadhani Rekam Detik-Detik Menegangkan Pria Tewas Bunuh Diri Teriakkan Nama Jokowi

Suami Nia Ramadhani Rekam Detik-Detik Menegangkan Pria Tewas Bunuh Diri Teriakkan Nama Jokowi


Ardi Bakrie sempat merekam momen ketika pria bernama Zul berada di atas tower cerobong pabrik depan TV One dan memberikan nasihat agar pihak yang berniat bunuh diri itu membatalkan rencananya.

Seorang pria bernama Zul berusia 50 tahun tewas bunuh diri dari ketinggian sekitar 30 meter menjelang Pemilu 2019. Pria asal Palembang itu lompat dari sebuah tower cerobong milik sebuah pabrik yang terletak di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur
Sebelum bunuh diri, Zul meninggalkan surat wasita buat Presiden Joko Widodo. Zul meminta perlindungan Jokowi setelah dituding melakukan kesalahan di tempat kerjanya dengan cara melakukan sebuah penipuan.
"Pak Jokowi mohon lindungilah saya rakyatmu tidak bersalah. Lebih dari setahun yang lalu telah saya laporkan + bukti-bukti kasus penggandaan nomor telepon dan pengkembaran Hp ke Mabes Polri dan Bapak Kapolri," kata Zul. "Tetapi sampai sekarang tidak ditanggapi.Saya terus diintimidasi dan dihipnotis.Mohon Pak Jokowi melindungi hak saya."
Yang tak disangka-sangka, suami Nia Ramadhani, Ardi Bakrie, ternyata sempat merekam detik-detik ketika Zul mencoba bunuh diri. Lewat InstaStory, Ardi merekam sosok Zul yang berada di tower cerobong pabrik di dekat kantor TV One.
InstaStory

"Dekat kita, depan TV One ada orang yang mau bunuh diri. Itu tuh orangnya," kata Ardi. "Jangan loncat dong, lagi dealing (negosiasi)."
Ayah Mikhayla ini sempat pula memberikan nasihat dan berharap pria di atas tower itu tak bunuh diri. "Ini bukan suatu cara yang bagus untuk menyelesaikan suatu masalah. Deuh sok tahu banget sih lo Di," kata Ardi yang menasihati namun meledek dirinya sendiri.
Meski sedikit bergurau, Ardi lantas kembali mengharapkan Zul segera turun. "Janganlah, turunlah. Pasti kau masih punya keluarga (ingat keluarga)," kata Ardi.
Sayangnya Zul tetap nekat meloncat sambil meneriakkan nama Jokowi. Ia akhirnya meninggal dunia. "Kondisinya sudah meninggal. Korban dinyatakan telah meninggal dunia akibat pendarahan di kepala dan memar di bagian dada," kata Kapolsek Cakung, Kompol Imam Irawan.

BERITA LENGKAP DI HALAMAN BERIKUTNYA

Halaman Berikutnya